Home / Berita / Penyuluhan Pertanian Kodim 1425/Jeneponto Dalam Rangka TMMD ke-101 TA. 2018

Penyuluhan Pertanian Kodim 1425/Jeneponto Dalam Rangka TMMD ke-101 TA. 2018

Kodim 1425/Jp melaksanakan Penyuluhan Pertanian dalam rangka TMMD ke-101 TA. 2018 di wilayah kodim 1425/Jp bertempat di Lingkungan Bonto Parang Kel.Tolo Selatan Kec.Kelara Kab.Jeneponto (Selasa/24/4/18).

Dalam Penyuluhan Pertanian tersebut, Dandim 1425/Jp Letkol Arh Sugiri didampingi oleh Kadis Pertanian Kab. Jeneponto, Pasi Persdim 1425/Jp (Kapten Kav M. Iswandi), Danramil 1425-01 (Kapten Inf Abd. Hakim), Kabid Penyuluhan dan Kabid Hortikultura.

Pembawa materi kali ini Drs. Ahmad MP dengan materi yang dibawakan yaitu “Pembentukan Kelompok Tani Dan Dinamika Yang Terjadi Dalam Kelompok Tani”

Kelembagaan petani (kelompok tani)  mempunyai fungsi : sebagai wadah proses pembelajaran, wahana kerja sama, unit penyedia sarana dan prasarana produksi, unit produksi, unit pengolahan dan pemasaran, serta unit jasa penunjang.

  1. Kelas Belajar, wadah belajar mengajar bagi anggotanya guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap (PKS) serta tumbuh dan berkembangnya kemandirian dalam berusaha tani sehingga produktivitasnya meningkat,  pendapatannya bertambah serta kehidupan yang lebih sejahtera.

  1. Wahana Kerjasama, untuk memperkuat kerjasama diantara sesama petani dalam kelompoktani dan antar kelompoktani serta dengan pihak lain. sehingga usaha taninya akan lebih efisien serta lebih mampu menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan,

  1. Unit Produksi, Usahatani yang dilaksanakan secara keseluruhan harus dipandang  sebagai  satu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi, baik dari segi kuantitas, kualitas maupun kontinuita

Beberapa keuntungan dari pembentukan kelompok tani itu, antara lain sebagai berikut :

  1. Semakin eratnya interaksi dalam kelompok dan semakin terbinanya kepemimpinan kelompok.

  2. Semakin terarahnya peningkatan secara cepat tentang jiwa kerjasama antar petani.

  3. Semakin cepatnya proses difusi penerapan inovasi atau teknologi baru.

  4. Semakin naiknya kemampuan rata-rata pengembalian hutang petani.

  5. Semakin meningkatnya orientasi pasar, baik yang berkaitan dengan masukan (input) atau produk yang dihasilkannya.

  6. Semakin dapat membantu efesiensi pembagian air irigasi serta pengawasannya oleh petani sendiri.

Para Kelompok Tani dihadiri oleh 105 orang dan terlihat sangat antusias mengikuti penyuluhan.

Editor Serda Muh. Saleh
Like & share

Check Also

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

Bertempat di halaman Mapolres Jeneponto, Kasdim 1425/Jp Mayor Inf Kamaluddin Samad menghadiri kegiatan pemusnahan miras …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.